Berita

Rumah / Berita / Mengapa terjadi berbagai masalah saat menggunakan kampas rem?

Mengapa terjadi berbagai masalah saat menggunakan kampas rem?

Kampas rem merupakan bagian yang sangat penting pada mobil. Hal ini terkait dengan keselamatan jiwa orang yang berada di dalam mobil. Namun terkadang saat kita menggunakan kampas rem yaitu saat mobil perlu mengerem dengan kecepatan tinggi lama kelamaan akan menyebabkan rem. Situasi yang tidak sensitif terjadi. Selain itu, akan ada masalah lain saat menggunakan kampas rem. Lalu kenapa muncul berbagai masalah saat menggunakan kampas rem?

Mengapa terjadi berbagai masalah saat menggunakan kampas rem?

1. Terdapat titik-titik keras pada permukaan kampas rem

Terdapat titik-titik keras pada permukaan bantalan rem. Hal ini disebabkan karena kampas rem tidak tercampur secara merata selama proses produksi, atau bahan baku yang digunakan ukurannya relatif besar, atau mengandung kotoran lain sehingga akan menimbulkan bintik-bintik keras pada kampas rem. Performa pengereman mempunyai pengaruh yang besar, yang akan menyebabkan cakram rem lebih cepat aus dan lebih berisik.

2. Terjadi getaran pada saat pengereman

Hal ini biasanya disebabkan oleh deformasi bantalan rem atau cakram rem, yang berhubungan dengan penggunaan bahan, keakuratan pemrosesan, dan deformasi termal, termasuk: perbedaan ketebalan cakram rem, kebulatan tromol rem, keausan tidak merata, deformasi termal, titik panas, dll.

3. Tepi bantalan rem berwarna putih dan terak

Pinggiran bantalan rem berwarna putih dan terak mungkin disebabkan oleh buruknya pengembalian silinder rem, bantalan rem yang sudah lama mengalami gesekan, kegagalan sistem parkir, gaya pengereman berkendara yang berlebihan atau kasar, dan lain-lain, yang akan mengakibatkan berkurangnya bantalan rem. Koefisien gesekan tinggi, konsumsi bahan gesekan yang berlebihan, kerapuhan, patah, dll.

4. Muncul langkah pada bantalan rem

Penyebab utama bantalan rem berundak adalah ketidaksesuaian antara model bantalan rem dan cakram rem, yang akan menyebabkan bunyi rem dan jitter pedal rem saat pengereman. Pada saat yang sama, bantalan rem tidak dapat digunakan untuk keausan normal.