Berita

Rumah / Berita / Apa penyebab utama rusaknya kampas rem pada cakram?

Apa penyebab utama rusaknya kampas rem pada cakram?

Saya yakin semua orang tahu bahwa ini adalah bagian yang sangat penting dari sebuah mobil, dan merupakan bagian yang sangat diperlukan dalam sebuah mobil. Kualitas bantalan rem berkaitan dengan keselamatan lalu lintas. Jika bantalan rem rusak, maka perlu diganti tepat waktu. Hari ini saya akan memperkenalkan kepada Anda: Apa penyebab utama rusaknya kampas rem pada cakram?

Apa penyebab utama rusaknya kampas rem pada cakram?

1. Masalah bahan baku

Bola terak serat mineral pada bantalan rem akan menggores cakram rem, dan bola terak pada serat mineral lebih rentan terhadap kebisingan. Bahan yang mudah menggores piringan pada bahan bakunya adalah grafit buatan. Grafit buatan itu sendiri sangat lembut, dan pengotor silikon karbida mendekati berlian. , Cukup menggores cakram rem.

Untuk grafit buatan yang digunakan pada bantalan rem, sebagian besar pabrik kecil menggunakan grafit limbah daur ulang. Produk merek besar tidak akan menggunakan grafit daur ulang. Beberapa industri tidak berpengaruh pada silikon karbida dalam grafit, namun bila digunakan pada bantalan rem, karbonisasi Silikon menjadi zat yang sangat berbahaya.

Jika ada masalah pada bahan baku kampas rem, seharusnya ada masalah pada batch yang sama, dan kemungkinan cakupannya lebih luas. Dalam situasi ini, bantalan rem harus diganti tepat waktu. Jika cakram rem rusak parah, maka cakram rem harus diganti.

2. Aksesori bantalan rem juga akan menandai bantalan rem keluar dari alurnya

Beberapa bantalan rem memiliki alarm, dan alarm umumnya terbuat dari baja tahan karat. Bila kampas rem sudah aus pada posisi bantalan alarm, maka bantalan alarm akan bergesekan dengan cakram rem saat pengereman, dan akan terdengar jeritan keras untuk mengingatkan pemilik agar mengganti bantalan rem.

Jika pemilik mobil tidak memperdulikan kebisingan dan membiarkan bantalan alarm dan bantalan rem aus, maka rem cakram akan tergores. Lubang jenis ini biasanya hanya memiliki satu alur. Kalau tidak parah, ganti saja kampas remnya. Bila hal ini terjadi, posisi alur pada cakram rem umumnya tetap, yaitu posisi bersentuhan dengan bantalan alarm.

3. Masalah pemasangan menyebabkan cakram rem tergerogoti

Jika kampas rem dipasang tidak rata sehingga menyebabkan salah satu atau seluruhnya bersentuhan dalam waktu lama dengan kampas rem, maka akan menyebabkan cakram rem dan kampas rem bergesekan dengan suhu tinggi dalam waktu lama. Dalam hal ini, rem cakram kemungkinan besar akan tergerogoti, dan akan terdapat banyak alur. Keadaan ini mudah terjadi pada rem belakang. Saat seseorang sedang mengemudi, rem tangan tidak dilepas, atau rem tangan tidak diletakkan di bagian bawah, sehingga menyebabkan bantalan rem aus dalam waktu lama, yang mudah menyebabkannya.

Terlihat dari rem cakram yang berubah warna pada suhu tinggi dalam jangka waktu lama. Jika memakan waktu lama maka rem cakram harus diganti. Jika kampas rem tidak dipasang dengan mulus, maka akan timbul lekukan yang menggerogoti permukaan cakram. Dan seberapa lebar bidang kontak antara kampas rem dengan cakram rem maka posisi alurnya akan dibuat selebar-lebarnya. Dalam hal ini, kita tidak bisa terburu-buru mengganti kampas rem dan cakram rem baru, karena bisa jadi akan terus menyebabkan kerusakan pada kampas rem. Kita harus memperhatikan dengan baik letak kaliper rem yang salah.